Curhat (?)

Kalau orang-orang bertanya tentang alasan saya memilih  ITP (Ilmu dan Teknologi Pangan) sebagai jalan saya menuju masa depan, jawaban yang paling sering saya lontarkan yaitu “karena saya seorang perempuan“. Lantas, apa hubungannya jenis kelamin dengan jurusan kuliah?

Well, mari kita kembali ke masa kelas 3 semester akhir, saat-saat para manusia labil seperti saya belum bisa menentukan mau jadi apa ke depannya. ya, ketika itu saya benar-benar tidak tau mau dilanjutkan kemana pendidikan saya? dan pada akhirnya saya mengikuti berbagai macam tes masuk perguruan tinggi baik negeri mau pun swasta.

Singkat cerita, alhamdulillah dari 4 ujian yang saya ikuti, 3 di antaranya saya berhasil lolos. Hal ini menimbulkan masalah baru, saya mau memilih yang mana? apalagi alhamdulillah saya ternyata diterima di IPB melalui PMDK yang nyata-nyata harus diambil jika tidak ingin mengurangi jatah untuk generasi selanjutnya.

Setelah melalui diskusi panjang dengan orang tua, akhirnya saya memutuskan untuk kuliah di IPB, tanpa paksaan dari siapa pun. Ah, sedikit banyak karena pengaruh orang tua saya juga sih. ”Mendingan kakak di ITP, kakak nanti kerjaannya indoor. Lab ITP bagus-bagus tuh. Mama udah liat di internet. Daripada kakak masuk FTTM, kakak bakal kerja di lapangan looh”. ”Nih kak, coba liat di koran. –di cari sarjana teknologi pangan- tuh kan, gak hanya di koran, Papa sering liat banyak lowongan pekerjaan buat anak tekpang”.

Lalu di sinilah saya, hampir satu semester menjalani kehidupan sebagai mahasiswa ITP IPB. Setelah mengikuti BAUR 2010, atau bisa dibilang Masa Perkenalan Departemen ITP, sedikit banyak saya sudah mulai bisa mencintai departemen saya. Saya tau kalau jurusan saya memang sudah diakui secara internasional, ah, tidak hanya pengakuan, prestasinya pun menjadi juara dunia! Maka dari itu saya berusaha dengan ikhlas dan menetapkan hati untuk berjuang di bidang pangan sesuai dengan kemampuan sehingga nantinya alasan saya untuk memilih ITP bukan karena ”saya seorang perempuan” lagi. Semoga saja bisa :)

December 15, 2010. Uncategorized. No Comments.